Wanggudu Taekwondo Fighter Club (WTFC) Konawe Utara menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Champion Kejuaraan Taekwondo Konawe Raya yang digelar di GOR Abunawas, Konawe. Dari total 20 atlet yang diturunkan, WTFC sukses meraih 10 medali emas, 4 medali perak, dan 6 medali perunggu, sekaligus dinobatkan sebagai Juara Umum II serta meraih penghargaan Best Player Kategori Cadet Putri.
Pelatih WTFC Konawe Utara mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim selama menjalani persiapan.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah SWT atas hasil yang berhasil kami capai. Ini merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim," ujarnya.

Ia menjelaskan, kunci keberhasilan WTFC terletak pada kedisiplinan dalam berlatih, menjaga konsistensi, serta kekompakan seluruh tim. Persiapan menghadapi kejuaraan dilakukan selama kurang lebih tiga minggu dengan intensitas latihan siang dan malam.
"Kami terus melatih atlet-atlet selama kurang lebih tiga minggu. Latihan dilakukan siang dan malam agar mereka benar-benar siap menghadapi pertandingan," katanya.

Meski mayoritas atlet yang diturunkan masih berstatus atlet baru dan sebagian besar masih menyandang sabuk putih, pelatih mengaku tantangan terbesar adalah menjaga mental para atlet agar tetap percaya diri saat bertanding.
"Mereka rata-rata baru pertama kali turun bertanding. Tantangan kami adalah menjaga mental mereka agar tidak gugup atau down saat menghadapi lawan di arena," jelasnya.
Namun demikian, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan anak asuhnya.
"Walaupun mereka baru pertama kali tampil di arena pertandingan, penampilan mereka sangat luar biasa. Mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan bertanding dengan penuh semangat," ungkapnya.
Sebelum kejuaraan dimulai, WTFC menargetkan sedikitnya 7 medali emas dari 20 atlet yang diturunkan. Namun hasil yang diraih justru melampaui target.
"Target awal kami minimal tujuh medali emas, tetapi Alhamdulillah kami berhasil meraih sepuluh medali emas. Selain itu, kami juga keluar sebagai Juara Umum II dan memperoleh penghargaan Best Player kategori Cadet Putri," tuturnya.
Kepada para atlet, pelatih berpesan agar tidak cepat merasa puas dengan prestasi yang telah diraih.

"Teruslah berlatih dan jangan cepat berpuas diri. Prestasi ini adalah langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih besar di masa depan," pesannya.
Di akhir wawancara, ia berharap Pemerintah Daerah Konawe Utara dapat memberikan dukungan lebih terhadap pembinaan taekwondo, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana latihan.
"Harapan kami semoga ke depan WTFC dan Taekwondo Konawe Utara terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah, terutama dari segi fasilitas latihan yang saat ini masih sangat terbatas," pungkasnya.