Seorang pemuda berinisial Muh Kifli (21), warga Kecamatan Puuwatu, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk saat terjadi keributan di kawasan pedestrian Eks MTQ Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Senin (27/7/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Tebau Nunggu, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat korban bersama sejumlah rekannya terlibat perselisihan dengan kelompok pemuda lainnya hingga berujung pada bentrokan fisik.
Di tengah kericuhan, korban diduga terkena tikaman pada bagian dada sebelah kiri oleh orang tak dikenal. Setelah kejadian, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam saluran drainase di sekitar lokasi.
Warga yang berada di tempat kejadian kemudian mengevakuasi korban dari saluran air dan membawanya menuju RS Bhayangkara Kendari. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan ia diduga telah meninggal dunia sebelum mendapatkan penanganan medis.
Seorang saksi berinisial S menyebut korban mengalami luka tusuk pada dada dan sudah tidak bernyawa saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. “Luka tusuknya di dada. Infonya sudah meninggal dunia waktu masih dalam perjalanan ke RS Bhayangkara,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kronologi lengkap kejadian serta mengidentifikasi pelaku penikaman. Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari disebut telah dikerahkan untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
Kapolsek Mandonga, AKP Hastantya Bagas Saputra, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan personel kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian, sementara proses penanganan perkara dan laporan resmi ditangani Polresta Kendari. “Betul, anggota kami sudah mendatangi TKP. Namun untuk proses laporan dan penanganan resminya ditangani oleh Polresta Kendari. Korban dipastikan meninggal dunia,” pungkasnya.
Sumber: Sultrafeeds